Gugur di Tengah Malam Kemenangan, Kapolda Riau: Dedikasi Almarhum Jadi Warisan Abadi


Malam yang seharusnya dipenuhi takbir dan kebahagiaan justru menjadi saksi bisu gugurnya seorang pahlawan garda terdepan. Aiptu Apendra, anggota Polsek Kampar yang bertugas mengawal malam takbiran Idulfitri 1447 H, harus meregang nyawa akibat kelelahan dan sesak napas pada dini hari Sabtu (21/3/2026). Di tengah duka yang menyelimuti keluarga besar Polri, Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengambil langkah mulia dengan memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) secara anumerta sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas pengorbanan yang tak ternilai.

Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.H., M.Hum., menyampaikan langsung kabar tersebut di hadapan rekan-rekan dan keluarga almarhum pada Selasa (24/3/2026). Ia mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang gugur dalam melaksanakan tugas mulia. Menurutnya, tidak ada satu pun yang menginginkan kejadian seperti ini, tetapi sebagai manusia yang beriman, semua harus menerima takdir dengan lapang dada sembari memetik hikmah dari setiap jejak kebaikan yang ditinggalkan almarhum selama hidup.

Kepergian Aiptu Apendra yang lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984 ini menyisakan duka yang begitu dalam bagi keluarga, terutama istri dan satu orang anak perempuan yang kini harus kehilangan sosok pelindung. Sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, almarhum dikenal memiliki dedikasi tinggi dan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya. Kapolda Riau menyebut bahwa teladan yang ditunjukkan almarhum inilah yang harus diwariskan secara turun-temurun di lingkungan Polri.

Mengakhiri pernyataan dukanya, Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengajak seluruh masyarakat dan personel untuk mengamalkan slogan "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah" sebagai bentuk penghormatan berkelanjutan kepada almarhum. Ia menegaskan bahwa semangat pengabdian tanpa batas seperti yang ditunjukkan Aiptu Apendra harus terus hidup di setiap jiwa petugas kepolisian. Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat kepolisian, Polri menyiagakan Call Center 110 yang siap memberikan bantuan kapan saja. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar