Arus balik Lebaran 2026 menunjukkan grafik yang tak terelakkan. Berdasarkan data Satgas Humas Operasi Ketupat, volume kendaraan yang masuk ke Jakarta melesat hingga 225.293 unit, atau meningkat 73,71 persen dari kondisi normal. Menghadapi lonjakan ekstrem ini, Polri mengambil keputusan tegas dengan memberlakukan sistem one way nasional mulai pukul 14.00 WIB, membentang dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju ibu kota.
Di balik hiruk pikuk perjalanan pulang, terdapat catatan penting mengenai keselamatan berkendara. Selama periode Senin malam hingga Selasa pagi, Polri mencatat 497 pelanggaran lalu lintas, dengan 133 di antaranya terekam kamera ETLE. Lebih mengkhawatirkan, angka kecelakaan mencapai 198 kejadian yang mengakibatkan 18 korban jiwa dan 520 korban luka. Juru Bicara Polri, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menekankan bahwa angka ini harus menjadi perhatian serius.
Mobilitas masyarakat juga terpantau padat di sektor transportasi umum. Sekitar 1,5 juta penumpang kereta api, 273 ribu penumpang kapal penyeberangan, dan 189 ribu penumpang pesawat tercatat melakukan perjalanan. Kepadatan ini menuntut kerja sama semua pihak agar tidak terjadi penumpukan di terminal, stasiun, maupun bandara. Polri memastikan seluruh personel telah dikerahkan untuk mengawal kelancaran hingga titik akhir.
Kepada para pelaku perjalanan, Polri mengimbau untuk mematuhi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan kebijakan diskon tol yang akan berlaku pada 26-27 Maret 2026. Bagi yang masih berwisata, diingatkan untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Jangan ragu untuk berhenti dan beristirahat jika lelah. Layanan polisi melalui nomor 110 siap siaga menjadi garda terdepan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan selama perjalanan.(Avs)

0 Komentar