Momentum mudik Lebaran selalu identik dengan lonjakan kebutuhan bahan bakar, dan Polres Gresik Polda Jatim tidak ingin momen ini dimanfaatkan oleh oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara tidak bertanggung jawab. Melalui inspeksi mendadak yang dilakukan di sejumlah SPBU, polisi menyoroti tiga hal krusial: stok yang harus tetap aman, kualitas yang tidak boleh menurun, serta takaran yang wajib akurat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution secara tegas menyampaikan bahwa pengawasan ini adalah bentuk komitmen nyata untuk melindungi hak masyarakat di tengah tingginya mobilitas selama libur 1447 Hijriah.
Lebih dari sekadar mengecek angka ketersediaan, sidak yang dilakukan pada Sabtu itu juga menyentuh aspek teknis yang kerap luput dari perhatian publik. Petugas melakukan uji kadar untuk memastikan BBM yang dijual tidak mengandung campuran zat berbahaya, sekaligus mengecek kemungkinan adanya kontaminasi air yang dapat merusak mesin kendaraan pemudik. AKBP Ramadhan menjelaskan bahwa tiga aspek ini menjadi fokus utama karena dampaknya langsung terhadap keselamatan perjalanan. Sebuah kendaraan yang terisi BBM berkualitas buruk berpotensi mogok di jalan, yang tentu akan mengganggu kelancaran arus mudik sekaligus membahayakan pengendara.
Kegiatan pengawasan ini akan berlangsung secara berkelanjutan sepanjang periode libur Lebaran, mengingat dinamika arus kendaraan yang terus berubah dari fase mudik hingga arus balik. Polres Gresik menempatkan personel di lapangan tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk memastikan bahwa infrastruktur pendukung seperti SPBU beroperasi dengan standar pelayanan terbaik. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya ingin menciptakan rasa aman yang menyeluruh, di mana masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan atau kecurangan saat mengisi bahan bakar di wilayah hukum Polres Gresik.
Keterlibatan masyarakat menjadi pilar penting dalam pengawasan ini. Polres Gresik mengajak setiap pemudik untuk menjadi mata dan telinga di lapangan dengan melaporkan segera jika menemukan kejanggalan di SPBU. Dua saluran pengaduan telah disiapkan, yakni Call Center 110 yang dapat dihubungi secara gratis dan layanan aduan "Cak Rama" dengan nomor 0811-8800-2006 yang aktif di kanal resmi Polres Gresik. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan tidak ada celah bagi praktik curang, sehingga seluruh proses distribusi BBM dapat mendukung kelancaran mudik dan menjadikan perjalanan masyarakat lebih aman, nyaman, dan bebas hambatan. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar