Apa jadinya jika akses utama menuju sawah, pasar, dan sekolah hanya berupa jembatan bambu yang rapuh? Itulah kenyataan yang selama ini dihadapi 12 kepala keluarga di Dusun Sambong Lombok, Desa Bangilan, Kabupaten Tuban. Namun Rabu (29/4/2026), senyum lega terpancar dari wajah warga saat Kapolres Tuban AKBP Alaiddin bersama Bupati Aditya Halindra Faridzky meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi. Program inisiatif Polres Tuban Polda Jatim ini mengubah jembatan darurat sepanjang 13 meter menjadi konstruksi beton bertulang dengan rangka besi di sisi kiri dan kanan, aman dilintasi kendaraan roda dua sekalipun.
Bupati Tuban dalam sambutannya menyebut bahwa jembatan ini didirikan dari sebuah harapan warga yang diwujudkan secara konkret oleh Polri. Ia menekankan bahwa kehadiran Polres Tuban di tengah masyarakat bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk merespons kebutuhan dasar seperti akses transportasi. Dengan gotong royong warga yang luar biasa—mulai dari membantu tenaga hingga membawa material—proyek yang semula terasa berat akhirnya terlaksana. Pemerintah Kabupaten Tuban pun berpesan agar jembatan ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan jangka panjang.
Kapolres Tuban mengungkapkan rasa syukurnya atas terselesaikannya pembangunan tersebut. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para ibu-ibu yang secara sukarela menyiapkan konsumsi bagi para pekerja dan warga yang bergotong royong setiap hari. Menurut Kapolres, semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama di balik suksesnya proyek. Ia juga mengingatkan bahwa program Jembatan Merah Putih Presisi tidak boleh dilihat dari besar kecilnya anggaran, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat luas.
Sutaryono, Kepala Dusun Sambong Lombok, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Atas nama warganya, ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Bupati, Kapolres Tuban, aparat kecamatan, desa, tokoh masyarakat, dan semua pihak. Kini, anak-anak sekolah tidak perlu lagi khawatir melewati jembatan bambu tua, para petani dan pedagang pun mendapat akses lebih mudah dan aman. Harapannya, jembatan ini menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi lain antara Polri dan masyarakat. Karena pada akhirnya, kepedulian hadir bukan dalam slogan, tetapi dalam tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan warga.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar