Bedah Rumah di Bogo, Satlantas Nganjuk Rayakan Bhayangkara ke-80 dengan Aksi Nyata


Nganjuk- Di tengah kesibukan mengatur lalu lintas dan menegakkan aturan di jalan raya, Satlantas Polres Nganjuk menyisihkan waktu untuk melakukan hal yang lebih bermakna: membedah rumah warga kurang mampu di Kelurahan Bogo pada Selasa (23/6/2026) sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Aksi ini membuktikan bahwa seragam polisi tidak hanya identik dengan penindakan, tetapi juga dengan kepedulian yang tulus terhadap sesama, mengubah peringatan institusional menjadi momen berbagi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Nganjuk- Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa Hari Bhayangkara adalah momentum tepat bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata. Bedah rumah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kehadiran Polri di tengah kesulitan rakyat, sebuah pesan bahwa aparat keamanan hadir tidak hanya saat terjadi masalah, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka.

Nganjuk- Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas bersama warga setempat bahu-membahu melakukan perbaikan rumah agar menjadi lebih layak huni, aman, dan nyaman, sebuah gotong royong yang menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud pengabdian Polri yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, menunjukkan bahwa kehadiran institusi kepolisian tidak terbatas pada penjagaan keamanan dan ketertiban semata.

Nganjuk- Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan bedah rumah ini juga berfungsi sebagai sarana memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, membangun kepercayaan melalui tindakan nyata而非 janji-janji kosong. Satlantas Polres Nganjuk berharap bahwa aksi sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi institusi lain untuk turut peduli terhadap warga yang membutuhkan, karena kebahagiaan sejati sebuah institusi terletak pada seberapa banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat yang dilayaninya.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar