Di balik setiap penindakan lalu lintas di kawasan SP4 Sate, Nganjuk, ada satu tujuan utama: menyelamatkan nyawa. Jumat (12/6/2026), Satlantas Polres Nganjuk kembali menggelar operasi menggunakan ETLE Handheld di lokasi yang dikenal sebagai titik langganan pelanggaran arus tersebut. Meski sudah berkali-kali ditindak, masih ada pengendara motor yang nekat melawan arus demi memangkas waktu tempuh. Polisi menegaskan bahwa operasi tidak akan berhenti selama masih ada nyawa yang terancam.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa pendekatan persuasif sudah tidak mempan. "Kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif," ujarnya. Namun, karena pelanggaran terus berulang, polisi terpaksa mengambil langkah lebih keras. Bukan karena ingin mencari denda, tetapi karena kecelakaan akibat melawan arus seringkali berakibat fatal. Satu nyawa yang hilang karena kelalaian adalah kerugian yang tidak bisa dihitung dengan uang.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menjelaskan bahwa penggunaan ETLE Handheld adalah bentuk adaptasi teknologi untuk penegakan hukum yang lebih adil. "Rambu larangan dan separator sudah terpasang dengan jelas, bahkan petugas telah berkali-kali memberikan imbauan maupun melakukan penindakan," jelasnya. Dengan bukti digital, tidak ada lagi pelanggar yang bisa mengelak dengan alasan "tidak melihat rambu" atau "tidak tahu". Semua terekam, semua bisa dipertanggungjawabkan.
Lokasi SP4 Sate menuju belakang Pasar Wage memang memiliki karakteristik yang "menggiurkan" bagi pelanggar. Jalur ini terlihat lebih pendek, tetapi jelas dilarang karena membahayakan arus sebaliknya. Polisi tidak bisa menutup mata hanya karena pengendara mengeluh "tidak mau memutar jauh". Ketertiban lalu lintas dibangun di atas kepatuhan bersama, bukan atas dasar kenyamanan individu. Pelanggar harus sadar bahwa tindakan mereka berdampak pada puluhan bahkan ratusan pengguna jalan lain.
Satlantas Polres Nganjuk berjanji akan terus memantau titik ini secara rutin. Penindakan akan konsisten dilakukan tanpa pandang bulu. Efek jera adalah target utama, karena dengan jera, pelanggaran akan berkurang, dan pada akhirnya kecelakaan bisa dicegah. Dari SP4 Sate, polisi mengirimkan pesan: melawan arus berarti melawan keselamatan. Dan Polri tidak akan pernah berkompromi dengan keselamatan rakyatnya. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar