Apa rahasia di balik kesuksesan ini? Bukan hanya soal bibit unggul, tetapi konsistensi pendampingan dari aparat kepolisian yang benar-benar turun ke lapangan. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat agar semakin produktif memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia. Labu air dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki masa panen yang baik, serta menjadi bahan pangan sehari-hari yang selalu dibutuhkan oleh keluarga Indonesia. Kapolsek Jatikalen AKP Yoni Susilo menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota dalam pendampingan pertanian seperti ini.
Di lapangan, Aipda Iswandi tidak sekadar memberi arahan dari kejauhan. Ia melakukan pengecekan langsung perkembangan tanaman labu air, lalu duduk berdialog dengan warga tentang pola perawatan yang tepat, jadwal pemupukan yang ideal, serta sistem pengairan yang efisien agar tanaman dapat tumbuh optimal. Hasilnya, warga yang awalnya ragu kini semakin percaya diri mengelola lahan sela mereka sendiri. Mereka tidak lagi melihat tanah kosong sebagai masalah, melainkan sebagai peluang untuk menambah pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran belanja dapur setiap hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan kosong maupun lahan sela menjadi area produktif yang mampu mendukung kebutuhan pangan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan. Dari Munung, sebuah inspirasi baru menyebar bahwa tidak ada lahan yang terlalu kecil untuk diabaikan. Dengan pendampingan yang tepat dan tanaman yang sesuai, setiap keluarga bisa menjadi lumbung pangan bagi dirinya sendiri, dan polisi siap menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan menuju kemandirian tersebut.(Avs)
.jpeg)

0 Komentar