Nganjuk- Di tengah hiruk-pikuk antrean administrasi di Satpas SIM Polres Nganjuk, sebuah kegiatan diam-diam mengubah suasana menjadi lebih humanis. Pada Rabu (17/6/2026), Aipda Andik Sujatmiko menyapa para pemohon SIM roda dua dengan program Polantas Menyapa, memberikan pendampingan khusus yang menyasar dua sisi sekaligus: penguasaan teknis berkendara dan kesiapan emosional menghadapi ujian praktik.
Kehadiran Aipda Andik membawa angin segar bagi peserta yang sering kali mengeluh tentang rumitnya lintasan ujian. Ia mengajak mereka keluar dari ruang tunggu menuju area latihan terbuka, lalu mempraktikkan langsung cara mengendalikan motor di berbagai simulasi medan. Dari jalur lurus hingga tikungan sempit, semua dieksekusi dengan penjelasan ilmiah sederhana agar mudah dicerna oleh pemohon dari berbagai kalangan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menilai bahwa kegiatan ini merupakan bentuk transformasi pelayanan Polri yang tidak reaktif, melainkan preventif. Dengan memberikan bekal sebelum ujian, kepolisian turut berperan dalam mengurangi angka kecelakaan yang sering terjadi akibat kurangnya pembekalan awal, sekaligus membangun kedekatan emosional antara aparat dan warga Nganjuk.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan sepanjang sesi, mulai dari cara mengatasi ban selip hingga strategi menghadapi penguji yang terlihat galak. Aipda Andik menjawab semua dengan canda dan contoh nyata, sehingga peserta merasa seperti sedang belajar bersama teman, bukan di bawah tekanan seorang pengawas ujian yang menakutkan.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menyampaikan bahwa keberhasilan program ini diukur bukan dari seberapa banyak peserta yang lulus, melainkan seberapa besar perubahan pola pikir mereka terhadap keselamatan berkendara. Ia optimis, dengan pembekalan rutin seperti ini, para pemohon akan membawa kebiasaan baik yang bertahan lama, bukan hanya sekadar kartu SIM di dompet mereka.(Avs)

0 Komentar