Di tengah hamparan lahan cabai yang mulai menghijau di Desa Tempuran, Bripka Hari Purnomo tampak asyik berdialog dengan para petani sambil sesekali membungkuk memeriksa kondisi tanaman. Bhabinkamtibmas Polsek Ngluyu ini menjalankan tugas ganda: memantau perkembangan pertanian sekaligus mengingatkan warga tentang keamanan kendaraan yang diparkir di area persawahan. Arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menginstruksikan jajarannya untuk menjadi penggerak ketahanan pangan tanpa melupakan aspek kamtibmas. Bagi Kapolres, petani yang aman adalah petani yang produktif.
Kapolres menjelaskan bahwa tanaman cabai memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga perawatannya membutuhkan perhatian ekstra. Ia mengatakan bahwa pendampingan dari Bhabinkamtibmas sangat penting untuk memastikan petani tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi juga pada keamanan diri dan harta mereka. Dalam kunjungannya, Bripka Hari mengingatkan para petani untuk menggunakan kunci ganda pada sepeda motor saat ditinggal bekerja di ladang. Langkah sederhana ini, menurut Kapolres, bisa mencegah aksi pencurian yang kerap terjadi di area persawahan yang sepi.
Kapolsek Ngluyu AKP Sukamto menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan petani adalah kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Ia mengatakan bahwa dengan pendampingan yang konsisten, petani tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga lebih sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Dalam dialog yang berlangsung akrab, Bripka Hari mendengarkan keluhan petani tentang hama dan ketersediaan pupuk, sambil mencatat masukan yang akan diteruskan ke dinas terkait. Kapolsek berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.
Di akhir kegiatan, para petani mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran Bhabinkamtibmas yang tidak hanya peduli pada tanaman mereka, tetapi juga pada keselamatan kendaraan mereka. Bripka Hari pun berjanji akan terus memantau perkembangan lahan cabai dan memberikan imbauan keamanan secara berkala. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, Desa Tempuran optimis bahwa ketahanan pangan dan keamanan dapat berjalan beriringan. (Avs)

0 Komentar