Nganjuk – Ada ruang kelas baru bagi warga Desa Sonopatik, dan tempatnya bukan di balik meja, melainkan di tengah kebun sayur dan buah pekarangan rumah. Aipda Agus H, Bhabinkamtibmas Polsek Berbek, menjadi pengajar dadakan pada Rabu (10/6/2026) saat ia memantau perkembangan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari instruksi Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan agar Polri tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menjadi garda terdepan ketahanan pangan nasional dari tingkat keluarga.
Program P2B di Desa Sonopatik telah mengubah wajah pekarangan warga. Yang tadinya kosong dan tidak produktif, kini tumbuh subur berbagai sayuran dan buah-buahan konsumsi rumah tangga. Kapolres Nganjuk menilai bahwa pemanfaatan lahan seperti ini mampu mengurangi pengeluaran keluarga secara signifikan sekaligus menyediakan sumber pangan sehat dan bergizi setiap saat. "Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat agar program ini berkembang dengan baik," ujar AKBP Suria Miftah Irawan. Lingkungan yang hijau dan asri juga menjadi nilai tambah yang tak ternilai.
Dalam pemantauannya, Aipda Agus H melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman sekaligus memberikan edukasi praktis tentang perawatan, pemupukan, dan pengairan yang optimal. Kapolsek Berbek AKP Gatot Suwardi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pendampingan semacam ini secara berkelanjutan. Harapannya, kesadaran masyarakat Desa Sonopatik dalam memanfaatkan pekarangan bergizi terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional secara nyata. Dari kebun-kebun kecil inilah masa depan pangan Indonesia mulai dibangun, satu daun sayur dalam satu waktu. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar