Benteng Hijau Sepanjang 1,8 Kilometer, Polres Magetan dan Perhutani Siap Hadapi Musim Kemarau di Cemorosewu


Magetan- Di ketinggian lereng Gunung Lawu, tepatnya di kawasan hutan Cemorosewu Petak 73B6 yang membentang antara Desa Ngancar dan Kelurahan Sarangan, sebanyak 100 personel dari berbagai instansi bahu-membahu membangun ilaran api sejauh 1,8 kilometer sebagai benteng pertahanan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini. Polres Magetan Polda Jatim bersama Perhutani KPH Lawu menggagas langkah preventif ini setelah melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan kekeringan yang digelar Forkopimda Kabupaten Magetan, menunjukkan keseriusan aparat dalam melindungi kawasan hutan yang menjadi paru-paru kehidupan masyarakat setempat.


Ipda Indra Suprihatin, Kasi Humas Polres Magetan, menjelaskan bahwa ilaran api atau sekat bakar berfungsi sebagai jalur pemisah vegetasi yang dirancang untuk menghambat, memperlambat, dan melokalisasi penyebaran api apabila titik panas muncul di tengah kemarau. Kegiatan yang melibatkan relawan Basecamp Cemorosewu dan warga Desa Ngancar ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi mitigasi jangka panjang yang mengedepankan kewaspadaan dini. Dengan membersihkan material mudah terbakar di sepanjang jalur, mereka memastikan bahwa jika kobaran api muncul, dampaknya tidak meluas ke kawasan hutan lainnya yang menjadi habitat flora dan fauna serta daerah resapan air bagi masyarakat Magetan.


Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak mungkin tercapai tanpa sinergi seluruh elemen, mulai dari kepolisian, kehutanan, relawan, hingga warga sekitar. Komitmen bersama untuk melakukan perawatan ilaran api secara berkala menjadi kunci efektivitas jalur pemisah ini, sehingga ketika musim kemarau tiba, kesiapan bukan hanya soal infrastruktur tetapi juga kesadaran kolektif. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan melaporkan setiap titik api sedini mungkin, karena setiap detik sangat berharga dalam mencegah kebakaran besar yang mengancam ekosistem dan kawasan wisata di lereng Gunung Lawu.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar