Nganjuk- Di sela-sela kesibukan para petani yang tengah berjuang menyelamatkan tanaman jagung dari ancaman kekeringan, Aiptu Sunarto, Bhabinkamtibmas Polsek Pace, hadir menyapa dan berdialog tentang strategi penghematan air pada Senin (27/7). Langkahnya yang sigap menyusuri lahan pertanian yang mulai retak menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga turun langsung memberikan inspirasi dan solusi kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan musim kemarau yang setiap tahun datang silih berganti. Kegiatan pemantauan ini menjadi momen penting untuk mendorong petani agar lebih bijak dalam mengelola sumber daya air yang semakin terbatas.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa ketersediaan air menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman, terutama saat menghadapi musim kemarau yang seringkali mengancam produktivitas pertanian. Menurutnya, dengan kehadiran Bhabinkamtibmas, Polri ingin memastikan para petani tetap mendapat pendampingan sehingga produktivitas pertanian dapat terus terjaga. Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan sumber air secara bijak dan efisien agar kebutuhan tanaman tetap tercukupi hingga masa panen, tanpa menimbulkan konflik antarwarga yang memperebutkan sumber daya air yang terbatas.
Selama berada di lokasi, Aiptu Sunarto berinteraksi akrab dengan para petani, mendengarkan cerita mereka tentang perjuangan mengairi lahan di tengah kemarau panjang dan upaya menghemat air yang telah mereka lakukan. Ia memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dan mengajak warga untuk memanfaatkan sumber air secara bergilir, menjaga kebersihan saluran irigasi, serta menggunakan teknologi sederhana seperti mulsa untuk mengurangi penguapan air. Pendekatan yang humanis ini membuat petani merasa dihargai dan didukung penuh oleh aparat kepolisian, sehingga semangat mereka untuk terus bertahan di tengah musim kemarau semakin berkobar.
Kapolsek Pace AKP Pujo Santoso berharap melalui kegiatan pemantauan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air yang bijak semakin meningkat. Dengan sinergi yang erat antara polisi, petani, dan pemerintah daerah, diharapkan tanaman jagung di Desa Banaran tetap tumbuh optimal meskipun menghadapi musim kemarau, sehingga mampu memberikan hasil panen yang baik dan mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam setiap langkah, karena pertanian yang adaptif dan tangguh adalah cermin dari bangsa yang kuat dan mandiri dalam menghadapi perubahan iklim.(Avs)

0 Komentar