Gresik- Seorang siswa sekolah dasar yang kebingungan usai pulang sekolah akhirnya dapat bertemu kembali dengan keluarganya berkat kesigapan personel Satlantas Polres Gresik. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Pos Lantas GKB Gresik ini bermula ketika personel Unit Turjagwali yang sedang melaksanakan patroli melihat seorang anak berseragam sekolah berjalan seorang diri dengan raut wajah kebingungan di sekitar pos. Merasa ada yang tidak beres, anggota Satlantas segera menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif untuk mengetahui keadaannya.
Dari hasil komunikasi yang dibangun dengan pendekatan humanis, diketahui anak itu bernama Azraqi Raffan, siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Kepada polisi, Azraqi mengaku hendak berjalan kaki pulang ke rumah, namun karena tidak mengetahui arah, ia akhirnya tersesat dan kebingungan di jalan. Polisi kemudian berupaya menenangkan Azraqi yang tampak cemas sekaligus menggali informasi mengenai alamat rumahnya. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup bahwa rumahnya berada di belakang gang masuk RS Denisa, Kebomas, petugas segera mengantarkan Azraqi menggunakan kendaraan dinas tanpa menunda waktu.
Sesampainya di rumah, petugas mendapati hanya saudara Azraqi yang ada di tempat. Belakangan diketahui orang tuanya sedang panik mencari Azraqi ke sekolah karena saat dijemput, sang anak sudah tidak berada di lokasi. Rasa cemas keluarga pun akhirnya berubah menjadi lega setelah mengetahui Azraqi telah diantarkan pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat. Kehadiran polisi yang sigap dan peduli ini menjadi penyelamat bagi bocah yang hampir kehilangan arah di tengah jalan yang asing baginya.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan tindakan cepat anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak. Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan dengan baik. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar