Nganjuk- Di sudut Desa Ngadipiro yang sunyi, Bripka Yuli Priyanto membawa misi yang lebih besar dari sekadar patroli keamanan: ia menjadi penghubung antara cita-cita ketahanan pangan dan realitas di lapangan. Sabtu pagi itu, dengan semangat mengikuti arahan Kapolres Nganjuk, ia melangkah di antara jagung-jagung yang mulai menunjukkan warna keemasan. Tidak ada klakson atau sirine, hanya suara angin dan tawa petani yang menyambutnya.
Sambil berjalan, Bripka Yuli mengamati apakah tanaman jagung mendapatkan cukup sinar matahari dan apakah ada tanda-tanda penyakit yang mengancam. Ia berbincang dengan beberapa kelompok tani yang sedang membersihkan gulma, menanyakan pola tanam dan rotasi yang mereka terapkan. Dari perbincangan itu, ia menemukan bahwa banyak petani masih mengandalkan cara tradisional yang sebenarnya bisa dikombinasikan dengan teknologi sederhana untuk meningkatkan hasil.
Pemilik lahan yang ditemui mengaku bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas membuat mereka lebih berani bereksperimen dengan varietas jagung baru yang lebih tahan cuaca ekstrem. "Dulu kami takut gagal, tapi setelah didampingi, kami jadi percaya diri untuk mencoba hal baru," katanya dengan antusias. Ia juga menyampaikan bahwa panen kali ini diproyeksikan meningkat 20 persen dibanding musim lalu, berkat perhatian yang konsisten dari kepolisian.
Dalam dialognya, Bripka Yuli menekankan pentingnya mengelola hasil panen dengan bijak, tidak hanya dijual mentah tetapi juga diolah menjadi tepung atau pakan ternak untuk nilai tambah. Ia memberikan contoh desa tetangga yang sukses mengubah jagung menjadi produk cemilan yang laris di pasar. Menurutnya, kreativitas pasca-panen adalah kunci agar petani tidak lagi menjadi pengepul harga, tetapi menjadi penentu harga di pasar lokal.
Petani yang hadir pun berkomitmen untuk mulai belajar mengolah jagung secara sederhana, dengan bantuan ibu-ibu PKK di desa mereka. Mereka berharap bahwa dengan langkah ini, pendapatan rumah tangga tidak hanya bergantung pada musim panen, tetapi juga bisa berlanjut sepanjang tahun. Bagi mereka, Bhabinkamtibmas bukan lagi sekadar polisi, tetapi mitra sejati yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan di Nganjuk.(Avs)

0 Komentar