Kotoran Sapi Bukan Sampah, Bhabinkamtibmas Mancon Dorong Peternak Kelola Limbah Jadi Berkah


Nganjuk- Limbah kotoran sapi yang selama ini dianggap masalah oleh sebagian peternak justru memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik. Hal ini menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Desa Mancon, Aiptu Wawan Sriwanto, saat melaksanakan pemantauan peternakan sapi pada Sabtu (11/7/2026) sesuai arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Bhabinkamtibmas tidak hanya mengecek kesehatan ternak, tetapi juga mendorong peternak untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang bernilai jual dan ramah lingkungan.


Kapolres Nganjuk menjelaskan bahwa pengelolaan limbah peternakan yang baik tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi peternak. Pupuk organik dari kotoran sapi sangat dibutuhkan oleh petani di sekitar untuk menyuburkan lahan pertanian mereka. Melalui pendampingan rutin, Polri membantu peternak memahami teknik pengolahan limbah yang sederhana namun efektif, sehingga kotoran sapi yang semula diabaikan dapat berubah menjadi sumber pendapatan tambahan.


Aiptu Wawan dalam kunjungannya berdialog dengan peternak tentang pengalaman mereka dalam mengelola limbah dan memberikan masukan tentang cara pengomposan yang higienis dan efisien. Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatoni menambahkan bahwa pengelolaan limbah peternakan adalah bagian penting dari peternakan modern yang berkelanjutan. Peternak yang mampu mengolah limbahnya dengan baik tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan di sekitarnya.


Desa Mancon perlahan bertransformasi dengan konsep peternakan zero waste, di mana setiap bagian dari sapi, termasuk kotorannya, memiliki nilai ekonomi. Dengan pendampingan dari Polri, peternak semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah dan mulai melihat peluang di setiap aspek peternakan mereka. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengadopsi praktik serupa, menjadikan sektor peternakan sebagai penggerak ekonomi hijau yang berkelanjutan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar