Nganjuk- Gagal panen akibat kekeringan bukan sekadar mimpi buruk bagi petani bawang merah di Kelurahan Sukomoro, karena itu berarti hilangnya penghasilan yang selama ini menopang kehidupan keluarga mereka. Itulah sebabnya Brigpol Diki Nur Fauji pada Sabtu (8/8/2026) menyambangi area pertanian dengan misi penting memastikan saluran irigasi kembali normal setelah sempat mengalami penurunan debit air yang drastis akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Dengan aliran air yang kini lancar, para petani dapat kembali merawat tanaman bawang merah mereka tanpa rasa cemas, dan Brigpol Diki pun menyampaikan pesan optimisme bahwa produktivitas akan tetap terjaga jika pengelolaan air dilakukan secara bijak dan terencana. Ia juga mengingatkan bahwa kualitas bawang merah sangat ditentukan oleh ketersediaan air yang cukup selama masa pertumbuhan, sehingga kelancaran irigasi menjadi faktor utama yang menentukan keuntungan yang akan diperoleh petani saat panen tiba.
Kapolsek Sukomoro menambahkan bahwa keberhasilan petani dalam mempertahankan produksi bawang merah di tengah musim kemarau akan berdampak positif pada stabilitas harga di pasar dan ketersediaan pangan bagi masyarakat luas. Dengan pendampingan yang terus diberikan Bhabinkamtibmas, para petani tidak hanya selamat dari ancaman gagal panen, tetapi juga berpeluang meraih keuntungan maksimal dari hasil jerih payah mereka selama berbulan-bulan merawat tanaman di lahan pertanian yang kini kembali subur.(Avs)

0 Komentar