Nganjuk- Kecepatan dan ketanggapan Polsek Bagor dalam merespons laporan masyarakat membuahkan hasil gemilang ketika terduga pelaku pencurian diesel pompa air berhasil diamankan hanya sekitar dua jam setelah kejadian dilaporkan di Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor, Kamis (6/8) lalu. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan memberikan apresiasi tinggi kepada jajarannya yang bergerak cepat, karena kecepatan dalam merespons laporan menjadi bagian penting dalam pengungkapan perkara dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Terduga pelaku berinisial RB (23), warga Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, diringkus di jalan umum wilayah Desa Sekarputih saat sedang membawa hasil curian, membuktikan bahwa tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk melarikan diri dari kejaran hukum. Pengungkapan ini menjadi peringatan tegas bagi siapa pun yang berniat mencuri di wilayah Nganjuk bahwa Polri akan selalu bergerak cepat dan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan.
Kapolsek Bagor AKP Winih menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil gerak cepat anggota setelah menerima laporan dari korban sekitar pukul 10.30 WIB, yang langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi di sekitar lokasi kejadian. Dalam waktu yang terbilang sangat singkat, tim yang dipimpinnya berhasil melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya sekitar pukul 12.30 WIB, lengkap dengan barang bukti berupa satu unit diesel pompa air yang diduga hasil curian. Dari hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian diesel pompa air di wilayah hukum Polsek Bagor sebanyak 11 kali, sebuah pengakuan yang akan terus didalami untuk mencari para pemilik diesel yang menjadi korban. Penangkapan cepat ini tidak hanya menghentikan aksi pelaku, tetapi juga membuka peluang untuk mengungkap kasus-kasus pencurian lainnya yang mungkin belum dilaporkan.
Barang bukti yang berhasil diamankan dalam pengungkapan ini meliputi satu unit diesel pompa air, satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna biru yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian, serta satu hoodie lengan panjang motif loreng yang dikenakan pelaku saat beraksi. Kapolres Nganjuk menekankan bahwa pengungkapan kasus ini adalah bukti komitmen Polres Nganjuk dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada peralatan pertanian mereka. Kehilangan diesel pompa air tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat mengganggu siklus pertanian yang sedang berjalan, sehingga penangkapan pelaku menjadi angin segar bagi para petani di wilayah Bagor. Dengan pengungkapan ini, diharapkan masyarakat semakin percaya pada kemampuan Polri dalam menangani kasus kejahatan dengan cepat dan profesional.
Terduga pelaku saat ini diamankan di Polsek Bagor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi terus mengembangkan perkara untuk mengungkap seluruh lokasi pencurian dan kemungkinan adanya barang bukti lainnya. Kapolres Nganjuk mengajak masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan, karena peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat, ia optimis bahwa tindak kejahatan di wilayah Nganjuk dapat ditekan dan para pelaku akan selalu berhadapan dengan hukum yang tegas. (Avs)

0 Komentar