Nganjuk- Di saat musim kemarau melanda dan banyak lahan pertanian mengering, petani Desa Ngrengket, Sukomoro, justru tetap setia pada pilihannya: kangkung. Sayuran hijau yang tumbuh subur di atas lahan garapan mereka menjadi bukti bahwa ketekunan dan strategi yang tepat dapat mengalahkan tantangan cuaca ekstrem. Bhabinkamtibmas Polsek Sukomoro Aiptu Aris Suhendra yang rutin melakukan sambang ke desa binaannya mendapati para petani masih bersemangat merawat tanaman kangkung mereka, meskipun ketersediaan air menjadi persoalan yang harus dikelola dengan cermat setiap harinya.
Dalam dialog hangat di sela-sela aktivitas pertanian, petani menyampaikan bahwa kangkung memang memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal pengairan yang harus konsisten agar kualitas daun tetap prima. Namun, keunggulan utama kangkung adalah masa panennya yang relatif cepat, hanya sekitar 20-25 hari, sehingga petani bisa mendapatkan siklus pendapatan yang lebih sering dibandingkan tanaman lain. Di sisi lain, mereka juga membandingkan dengan jagung yang membutuhkan perhatian ekstra terhadap kondisi tanah dan air, menjadikan kangkung sebagai pilihan yang lebih rasional di musim kemarau seperti sekarang.
Aiptu Aris mendukung pilihan petani tersebut dan memberikan apresiasi atas kemampuan mereka dalam membaca kondisi lahan. Ia mengingatkan bahwa perhitungan sejak awal, mulai dari pemilihan bibit hingga pengelolaan air, sangat menentukan keberhasilan panen. "Jangan memaksakan tanaman yang tidak sesuai dengan kondisi lahan dan cuaca, karena itu hanya akan membuang waktu dan tenaga," ujarnya memberikan nasihat praktis yang langsung dipahami oleh petani.
Bhabinkamtibmas juga menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk memberi semangat, tetapi juga untuk memastikan keamanan di area persawahan. Patroli rutin akan terus dilakukan di jam-jam rawan agar petani bisa bekerja tanpa rasa khawatir kehilangan kendaraan atau mesin pertanian mereka. Dengan sinergi yang solid, Desa Ngrengket diharapkan tetap produktif meskipun di tengah tantangan musim kemarau yang berkepanjangan.(Avs)
0 Komentar