Panen Jagung Ngluyu Berlimpah, Bhabinkamtibmas Awasi Penjemuran agar Harga Tetap Tinggi


Ngluyu- Di tengah hamparan jagung pipil yang menguning di bawah terik matahari Desa Lengkong Lor, Aiptu Lilik Purwono dari Polsek Ngluyu terlihat akrab bersama para petani yang sedang sibuk menjemur hasil panen mereka, Minggu (9/8), dalam kegiatan sambang yang menjadi rutinitasnya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan penuh perhatian, ia mengamati setiap proses penjemuran yang dilakukan warga, memastikan bahwa jagung yang sudah dipipil dirawat dengan baik agar kadar airnya berkurang dan siap dipasarkan dengan kualitas terbaik. Dari perbincangan yang terjalin, ia mendapati kabar baik bahwa harga jagung saat ini masih tergolong stabil dan pemasaran hasil panen tidak mengalami kendala berarti, sebuah kondisi yang sangat dinantikan oleh petani dalam menjaga keberlangsungan usaha pertanian mereka. Dengan pendekatan yang hangat dan membumi, Bhabinkamtibmas ini hadir untuk memastikan bahwa setiap tahap perjuangan petani mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak.


Aiptu Lilik menyampaikan bahwa hasil panen yang baik harus diimbangi dengan penanganan pascapanen yang tepat, karena jagung yang dijemur sampai benar-benar kering akan memiliki kualitas yang lebih baik dan nilai jual yang lebih tinggi di pasaran. Ia mengingatkan warga untuk tidak terburu-buru menjual jagung sebelum proses penjemuran selesai dengan sempurna, karena jagung yang masih mengandung kadar air tinggi dapat mengalami penurunan kualitas dan harga yang tidak optimal. Dengan gaya bicara yang sederhana namun penuh makna, ia berbagi tips praktis tentang cara menentukan waktu yang tepat untuk mengakhiri proses penjemuran, seperti dengan mengamati perubahan warna dan tekstur biji jagung yang sudah menjadi keras dan mengkilap. Petani yang mendengarkan saran ini tampak antusias dan mulai berdiskusi tentang teknik-teknik yang sudah mereka coba selama ini.


Tak hanya soal kualitas panen, Aiptu Lilik juga mengajak warga untuk terus mempertahankan semangat bertani dan memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, karena hasil pertanian warga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menekankan bahwa petani adalah pahlawan pangan yang perannya tidak bisa digantikan oleh siapa pun, sehingga semangat dan kerja keras mereka harus terus diapresiasi dan didukung oleh semua pihak. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, ia berharap para petani di Desa Lengkong Lor dapat terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka dari musim ke musim. Warga yang hadir tampak semakin termotivasi dan bersemangat untuk menghadapi tantangan pertanian ke depan.


Menutup kegiatan sambangnya, Aiptu Lilik berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan kepada warga binaan, khususnya dalam kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, karena keberhasilan petani adalah keberhasilan bersama yang harus dijaga. Ia berharap hasil pertanian warga semakin baik, pemasaran lancar, dan harga tetap stabil sehingga petani bisa terus semangat mengembangkan usahanya tanpa rasa khawatir akan ketidakpastian pasar. Dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang erat antara Bhabinkamtibmas dan warga, ia optimis bahwa Desa Lengkong Lor akan menjadi wilayah yang mandiri pangan dan petaninya sejahtera. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar