Polisi Masuk Sawah, Bripka Hari Pastikan Petani Ngluyu Bekerja Tenang


Tempuran- Suasana persawahan di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, mendadak terasa lebih hidup pada Sabtu (15/08/2026) dengan kehadiran Bhabinkamtibmas Bripka Hari Purnomo yang sedang melaksanakan patroli rutin. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada petani yang tengah sibuk merawat tanaman jagung, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian kendaraan. Bripka Hari berjalan menyusuri pematang sawah, menyapa petani satu per satu, dan memastikan bahwa mereka dapat bekerja tanpa rasa was-was. Kehadiran polisi di tengah lahan pertanian ini menjadi pengingat bahwa kepolisian hadir untuk melindungi seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk di sektor agraris.


Bripka Hari menyoroti risiko pencurian kendaraan yang sering terjadi di area persawahan karena petani biasanya memarkir motor di pinggir jalan tanpa pengamanan yang memadai. Ia mengimbau petani untuk selalu menggunakan kunci ganda dan memastikan kendaraan terkunci dengan baik sebelum meninggalkannya. "Jalan menuju sawah ini sepi, Pak, jadi kami imbau agar selalu waspada dan tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan lengah," ujarnya penuh perhatian. Imbauan ini disambut antusias oleh petani yang merasa diperhatikan oleh aparat kepolisian.


Saat patroli, Bripka Hari bertemu dengan seorang petani yang menunjukkan hasil kerja kerasnya berupa tanaman jagung yang tumbuh subur dengan daun hijau segar. Ia tidak melewatkan kesempatan untuk memberikan apresiasi yang tulus atas ketekunan petani tersebut. "Tanamannya bagus sekali, Pak, daunnya terlihat hijau dan segar. Perawatan serta pemupukan seperti ini harus terus dijaga supaya hasil panennya nanti maksimal," puji Bripka Hari dengan penuh kekaguman. Pujian ini menjadi energi positif bagi petani untuk terus meningkatkan kualitas pertaniannya.


Bripka Hari juga memberikan edukasi tentang pentingnya memenuhi kebutuhan air, pemupukan yang tepat waktu, dan deteksi dini terhadap hama yang dapat mengancam tanaman jagung. Ia mengajak petani untuk aktif berkoordinasi jika menemui masalah di lapangan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. "Kalau ada kendala di lapangan, jangan ragu untuk berkoordinasi, sehingga bisa segera dicari solusi bersama," tambahnya. Patroli ini menegaskan bahwa sinergi antara polisi dan petani adalah fondasi kuat untuk menciptakan lingkungan pertanian yang aman dan produktif di wilayah Ngluyu. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar