Nganjuk- Masalah kecil di lahan pertanian, jika dibiarkan, dapat berkembang menjadi krisis yang mengancam hasil panen. Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirejo, Aiptu Sandy Eko C., menyadari pentingnya deteksi dini, sehingga ia rutin turun ke lapangan untuk memantau kondisi tanaman melon, padi, dan jagung di wilayah binaannya. Selasa (18/8/2026), ia kembali menyambangi para petani P2B, bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi untuk mengidentifikasi potensi kendala sebelum menjadi masalah besar. Dengan pendekatan proaktif ini, Aiptu Sandy membantu petani mengambil langkah pencegahan yang tepat waktu.
Dalam kunjungannya, Aiptu Sandy mendapati bahwa beberapa petani melon mulai melihat tanda-tanda serangan hama, sementara petani padi mengkhawatirkan menipisnya debit air di saluran irigasi. Ia segera berdiskusi dengan petani tentang langkah-langkah antisipatif, seperti penggunaan pestisida organik dan pengaturan jadwal penyiraman yang lebih efisien. "Saya selalu terbuka mendengar keluhan maupun masukan dari warga, karena mereka yang setiap hari mengelola lahannya dan paling memahami kondisi sebenarnya," ujarnya, menegaskan pentingnya komunikasi dua arah dalam deteksi dini.
Aiptu Sandy juga mencatat setiap temuan dalam buku catatannya dan berjanji akan mengoordinasikan dengan dinas terkait untuk bantuan lebih lanjut. Ia tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga penggerak solusi yang menghubungkan petani dengan sumber daya yang mereka butuhkan. Dengan deteksi dini yang konsisten, petani dapat menghindari kerugian besar dan memastikan hasil panen tetap optimal. "Kalau ada kendala, silakan disampaikan, nanti kita koordinasikan dengan pihak terkait sehingga persoalan yang dihadapi petani bisa dicari jalan keluarnya bersama," tegasnya.
Kegiatan sambang ini menjadi bukti bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan memiliki dampak nyata bagi keberlangsungan usaha pertanian. Dengan deteksi dini yang berkelanjutan, Kelurahan Jatirejo dapat meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi panen, menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.(Avs)

0 Komentar