Gunung Sinabung Meningkat, 176 Personel Polri Siap Jaga Keselamatan Warga Karo


Karo- Di tengah kepulan asap kelabu yang membubung dari puncak Gunung Sinabung, Polri bersama jajaran terkait bergerak cepat menurunkan 176 personel untuk melindungi masyarakat Kabupaten Karo dari ancaman erupsi. Status Siaga yang ditetapkan PVMBG pascaerupsi pada 31 Agustus lalu membuat seluruh elemen bersatu padu, mulai dari Brimob, Samapta, hingga tim kesehatan diterjunkan ke titik-titik rawan. Polda Sumatera Utara mengerahkan kekuatan ini sebagai bentuk komitmen nyata bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.


Aktivitas gunung yang masih terus menunjukkan geliat, dengan asap setinggi 600 meter dan abu vulkanik yang bergerak ke arah timur-tenggara, memaksa pemerintah menetapkan radius aman hingga 6 kilometer. Kawasan Desa Payung dan Desa Kuta Tengah masuk dalam zona perhatian khusus karena berpotensi terkena awan panas, sementara Lau Kawar dan kebun anggur ditutup sementara untuk mencegah korban jiwa. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa seluruh petugas di lapangan akan terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mematuhi setiap arahan evakuasi.


Koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana ini, dengan total 550 personel gabungan dari TNI dan pemerintah daerah turut dikerahkan untuk memperkuat pengamanan. Posko Terpadu di Kantor Koramil 04/Simpang Empat berfungsi sebagai pusat kendali pemantauan, pelayanan, dan distribusi informasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Selain pengamanan, langkah-langkah mitigasi seperti penyiraman abu, pembagian 15.000 masker, dan peliburan sekolah selama dua hari telah dijalankan untuk meminimalkan dampak erupsi terhadap aktivitas warga.


Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat erupsi, namun kewaspadaan tetap dijaga mengingat aktivitas kegempaan yang masih terekam dengan intensitas fluktuatif. Masyarakat diminta untuk hanya merujuk pada informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan petugas di lapangan guna menghindari kepanikan akibat hoaks yang beredar. Polri berkomitmen untuk terus hadir, memantau, dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai dengan perkembangan situasi dan rekomendasi otoritas vulkanologi. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar