Humanis dan Efektif: Ini Cara Polisi Nganjuk Edukasi Ratusan Ojol soal Keselamatan


Lelah setelah bertugas mengatur lalu lintas pagi, Aipda Hariono tak langsung beristirahat. Pria berseragam ini memilih untuk mengisi waktu luangnya dengan berbincang santai bersama para pengemudi ojek online yang nongkrong di Taman Kota, Nganjuk. Apa yang dilakukannya bukan tanpa tujuan. Momen kebersamaan ini ia manfaatkan untuk menjalankan program "Polantas Menyapa", sebuah metode edukasi berlalu lintas yang mengedepankan kedekatan personal.

Dengan gaya bicara yang renyah dan bersahabat, Aipda Hariono mengajak para pengemudi untuk lebih peduli pada keselamatan diri. Ia menyoroti pentingnya helm SNI sebagai perlengkapan wajib yang sering kali disepelekan. Ia tak hanya bicara aturan, tapi juga memberi pemahaman teknis tentang bagaimana helm SNI yang baik mampu melindungi kepala dari risiko cedera parah saat terjadi kecelakaan. Edukasi teknis ini disampaikan dengan bahasa sehari-hari, sehingga mudah dipahami.

Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, membenarkan efektivitas metode ini. Menurutnya, pendekatan yang humanis mampu meruntuhkan tembok pembatas antara polisi dan masyarakat. Dalam forum santai, warga tidak segan untuk bertanya atau menyampaikan pendapat. Hal ini memungkinkan petugas untuk memberikan solusi atau penjelasan yang tepat sasaran. Edukasi pun berlangsung dua arah dan terasa lebih demokratis.

Kesan hangat terpancar dari para peserta dialog. Mereka mengaku senang dan nyaman bisa berdiskusi langsung tentang masalah lalu lintas yang mereka hadapi sehari-hari. Program "Polantas Menyapa" telah membuktikan bahwa polisi bisa menjadi sahabat yang solutif. Satlantas Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa, demi mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat di Kabupaten Nganjuk melalui pendekatan yang humanis dan menyentuh.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar