Kabur Lewat Jalur Tikus ke Kalimantan Gagal, Polisi Endus Dua Pencuri Truk Crane di Pelabuhan


Seorang pria berjalan gontai di area Pelabuhan Tanjung Perak setelah tim khusus dari Satreskrim Polres Mojokerto mencegatnya. Ia adalah HR, otak di balik hilangnya truk crane senilai ratusan juta rupiah dari sebuah pabrik beton di Mojoanyar. Rencananya untuk menghilang di Kalimantan bersama rekannya harus berakhir di balik jeruji besi, setelah polisi berhasil melacak pergerakannya berkat kolaborasi informasi dari berbagai pihak.

Peristiwa pencurian yang terjadi pada malam hari tanggal 2 Maret 2026 itu sempat membuat pemilik kendaraan frustrasi. Truk tersebut digasak dengan cara merusak gembok pagar garasi menggunakan linggis. Namun, teknologi kamera pengawas di lokasi kejadian menjadi kunci awal pengungkapan kasus. Wajah para pelaku terekam jelas, dan informasi tersebut dengan cepat disebarluaskan, termasuk melalui frekuensi radio yang didengar banyak orang.

Tak berselang lama, truk crane dengan nomor polisi W 8810 NY ditemukan terparkir di kawasan Semampir, Surabaya oleh Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak. Dari situ, polisi mengendus keberadaan HR yang saat itu tengah menunggu pembeli. AKP Aldhino menjelaskan, pelaku sempat kabur karena situasi mulai ramai, tetapi langkahnya terhenti saat mencoba melarikan diri ke Kalimantan. Kini, HR bersama rekannya LH mendekam di tahanan Polres Mojokerto untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar