Saat ribuan orang berdesakan mengatur langkah di arus balik Terminal Purabaya, seorang polisi wanita justru melambat untuk memastikan satu per satu kaum rentan mendapat tempat aman di dalam bus. Iptu Deti Meivani, anggota Satuan Samapta Polresta Sidoarjo, tengah bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 ketika matanya menangkap seorang disabilitas yang sedang didorong menuju bus jurusan Kediri. Tanpa menunggu diminta, ia segera melangkah mendekat, memegang erat bagian kursi roda, dan membantu proses menaikkan penumpang tersebut ke dalam bus dengan penuh kehati-hatian.
Kejadian pada Rabu (25/3/26) ini menjadi salah satu potret nyata bahwa pelayanan kepolisian di masa arus balik tidak hanya berhenti pada pengamanan semata. Iptu Deti Meivani yang sedang menjalankan piket pelayanan juga membantu lansia dan calon penumpang lainnya yang membutuhkan pendampingan ekstra. Aksi sigap yang dilakukan mendapat apresiasi hangat dari para penumpang yang menyaksikan langsung, sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran petugas di pos-pos pelayanan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kenyamanan pemudik.
Menurut Iptu Deti Meivani, membantu disabilitas dan kaum rentan bukan sekadar tugas, melainkan bentuk tanggung jawab kemanusiaan yang melekat dalam setiap seragam kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa pos pelayanan di Terminal Purabaya hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman, dan ia bersama rekan-rekannya siap membantu kapan pun dibutuhkan. Masyarakat yang masih dalam perjalanan mudik maupun balik diimbau untuk tidak sungkan mendatangi petugas jika mengalami kesulitan, karena di balik seragam itu ada tangan-tangan yang siap mengulurkan bantuan kapan saja.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar