Harga solar yang terus bertahan di angka belasan ribu rupiah per liter membuat setiap tetes diesel sangat berharga bagi petani di Kelurahan Werungotok, Nganjuk Kota. Sayangnya, tingginya nilai ekonomi ini juga menarik perhatian pencuri. Pada Jumat (17/4/2026), Aiptu Danang Wahyudi, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota, turun ke lahan pertanian untuk mengingatkan para petani agar lebih ketat menjaga bahan bakar mereka dari ancaman pencurian.
Aiptu Danang tidak hanya sekadar berpesan, tetapi juga memberikan contoh praktik aman. Ia menyarankan petani untuk tidak meninggalkan jeriken solar di area terbuka yang mudah dilihat orang. Sebisa mungkin, solar yang tidak terpakai dibawa pulang setiap hari. Jika terpaksa menyimpan di sawah, gunakan tempat yang terkunci dan tidak mudah diakses. Selain itu, ia mengajak petani untuk saling bertukar informasi jika melihat orang asing yang mondar-mandir tanpa tujuan jelas.
Kapolsek Nganjuk Kota, Kompol Jumari, mendukung penuh langkah preventif ini. “Kami terus mendorong anggota, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif turun ke lapangan memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, kewaspadaan bersama adalah kunci utama mencegah kejahatan, termasuk pencurian solar yang kerap terjadi di area persawahan yang sepi.
Dengan kehadiran polisi di tengah petani, diharapkan rasa aman semakin meningkat. Namun, tanpa partisipasi aktif warga, upaya ini tidak akan maksimal. Mulai sekarang, jangan biarkan diesel yang dibeli dengan susah payah raih dalam semalam. Jaga terus lingkungan persawahan, laporkan kejadian mencurigakan, dan jadikan keamanan sebagai kebiasaan, bukan sekadar reaksi setelah kejadian.(Avs)

0 Komentar