Heboh Antrean LPG di Wilangan, Kapolres dan Wabup Nganjuk Terjun ke Pangkalan: Tambahan Pasokan Sudah Dikirim


Media sosial dihebohkan dengan video antrean panjang warga yang membeli gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Wilangan, Nganjuk. Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro merespons cepat dengan inspeksi mendadak pada Rabu (15/4/2026). Mereka tidak hanya memeriksa pangkalan yang viral, tetapi juga meninjau SPPBE PT. Laju di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, untuk memastikan rantai distribusi tidak putus.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pasokan LPG di Kabupaten Nganjuk sebenarnya aman. Antrean terjadi karena lonjakan permintaan selama Ramadan hingga Idulfitri, ditambah adanya pembeli dari luar wilayah. Kapolres menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan sistemik. Di pangkalan Sulistiono Bagus Dewantara di Desa Ngudikan, pasokan rutin 310 tabung per minggu dari agen Sinar Abadi Santoso. Agen bahkan sudah menambah 290 tabung pada Selasa (14/4/2026) untuk mengantisipasi lonjakan.

Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro mengingatkan semua pihak agar tidak memanfaatkan situasi ini. Ia meminta pangkalan dan oknum lainnya untuk tidak menaikkan harga di atas HET. “Distribusi harus tetap sesuai aturan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” tegasnya. Sidak ini juga bertujuan memberikan efek jera bagi siapa pun yang berniat melakukan penimbunan.

Dengan adanya pengecekan langsung oleh pejabat daerah dan kepolisian, diharapkan masyarakat tidak lagi khawatir. Polres Nganjuk akan terus memantau distribusi LPG, terutama di wilayah-wilayah yang rawan antrean. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli dalam jumlah berlebihan. Dengan kerja sama semua pihak, situasi distribusi energi di Kabupaten Nganjuk akan tetap kondusif dan terkendali.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar