Kapolres Nganjuk Sowan ke Rumah Gus Son, Bukti Polisi dan Ulama Bisa Jalan Bareng


Di tengah kesibukan mengurus berbagai persoalan keamanan, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyempatkan diri untuk sowan—istilah yang penuh makna hormat—ke kediaman Muhammad Mukhlison atau Gus Son di Dusun Karangnongko, Desa Kelutan, Kecamatan Ngronggot, Senin (13/4/2026). Bukan untuk meminta restu politik, tetapi untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kedatangan Kapolres yang didampingi Wakapolres dan pejabat utama ini disambut hangat, membuktikan bahwa polisi dan ulama bisa berjalan berdampingan.

Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa sinergi dengan tokoh agama adalah bagian dari strategi kamtibmas yang tidak bisa ditawar. Ulama seperti Gus Son memiliki pengaruh moral yang luar biasa. Ketika mereka menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga ketertiban dan menjauhi perbuatan melanggar hukum, masyarakat akan mendengarkan dengan sepenuh hati. Silaturahmi ini bukan sekadar acara basa-basi, melainkan upaya konkret Polri untuk merangkul semua elemen dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Gus Son, dalam pertemuan yang penuh keakraban itu, mengapresiasi langkah Kapolres. Ia menilai bahwa hubungan ulama dan umaroh di Nganjuk sudah sangat erat dan menjadi contoh bagi daerah lain. Menurutnya, pendekatan persuasif melalui dakwah adalah cara paling elegan dalam menjaga kamtibmas. Masyarakat tidak perlu merasa ditakut-takuti, cukup diingatkan dengan cara yang santun dan penuh kasih sayang. Dan polisi, dengan hadir di rumah ulama, menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat, bukan penjaga dari menara gading.

Kegiatan yang berlangsung aman, lancar, dan penuh kekeluargaan ini diharapkan menjadi tradisi baik yang terus dilanjutkan. Polres Nganjuk berkomitmen untuk rutin bersilaturahmi dengan tokoh agama di berbagai wilayah. Ketika polisi dan ulama jalan bareng, maka kamtibmas tidak perlu dijaga dengan ketakutan, cukup dengan kebersamaan. Nganjuk membuktikan bahwa keamanan yang sesungguhnya lahir dari hati yang damai, dan hati yang damai adalah hasil dari dakwah yang menyejukkan serta silaturahmi yang tulus.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar