Seorang Bhabinkamtibmas di Nganjuk membuktikan bahwa tugas polisi tidak berhenti pada menangani kriminalitas, tetapi juga merambah ke pendampingan sektor produktif warga. BRIPKA Miftakhul Hadi, K., yang bertugas di Desa Kedungrejo, Polsek Warujayeng, secara rutin memantau pemanfaatan lahan pekarangan untuk ternak ayam kampung milik warga binaannya. Kegiatan pemantauan terbaru dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026), di mana ia mengecek kondisi kandang, kesehatan ayam, serta berdiskusi dengan peternak tentang pola pakan dan perawatan yang optimal. Ayam kampung dipilih karena biaya perawatannya rendah, daya tahan tubuhnya kuat, dan permintaan pasarnya yang stabil sebagai sumber protein hewani sehari-hari.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menilai bahwa pendekatan Bhabinkamtibmas seperti ini sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. "Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mendorong warga untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi usaha produktif, termasuk ternak ayam kampung yang memiliki nilai konsumsi dan nilai jual tinggi," jelasnya. Ayam kampung memiliki keistimewaan tersendiri: dagingnya lebih padat, rendah lemak, dan memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan ayam potong biasa. Hal ini membuat harga jual ayam kampung di pasar lokal cenderung lebih tinggi, sehingga memberikan margin keuntungan yang lebih baik bagi peternak rumahan.
Selama pemantauan, BRIPKA Miftakhul Hadi menemukan bahwa sebagian besar warga Kedungrejo sudah mulai serius mengelola ternak ayam kampung sebagai usaha sampingan yang menjanjikan. Bahkan beberapa warga melaporkan bahwa mereka rutin menerima pesanan ayam kampung untuk acara hajatan, syukuran, atau konsumsi rumah tangga dari tetangga desa. BRIPKA Miftakhul Hadi memberikan masukan tentang pentingnya menjaga kebersihan kandang setiap hari dan menyediakan tempat bertengger yang cukup agar ayam tidak stres. Ia juga mengingatkan warga untuk segera memisahkan ayam yang terlihat lesu atau menunjukkan gejala sakit agar tidak menular ke ternak lainnya.
Kapolsek Warujayeng, Kompol H. Ahmad Junaedi, menegaskan bahwa program pendampingan ternak ayam kampung ini akan terus didorong karena selaras dengan visi ketahanan pangan nasional. "Kami ingin anggota menjadi penggerak yang benar-benar dirasakan masyarakat, salah satunya dengan mendukung usaha ternak warga agar mampu menopang ketahanan pangan sekaligus ekonomi keluarga," tegasnya. Melalui kegiatan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan Desa Kedungrejo mampu menjadi pusat peternakan ayam kampung rumahan yang mandiri dan berdaya saing. Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga katalisator pertumbuhan ekonomi desa yang berbasis pada potensi lokal yang selama ini terabaikan.(Avs)

0 Komentar