Dari Keropos Menjadi Kokoh: Polres Madiun Sulap Jembatan Akses Strategis


Selama bertahun-tahun, warga antar kecamatan di Kabupaten Madiun harus melintasi jembatan rapuh yang catnya usang dan strukturnya mengkhawatirkan. Jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung antar wilayah itu akhirnya mendapat perhatian serius dari Polres Madiun bersama Pemerintah Desa Purworejo dan warga setempat. Melalui program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi, mereka bergotong-royong membangun ulang infrastruktur vital tersebut hingga berdiri kokoh dan layak fungsi.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, meresmikan langsung jembatan sepanjang 40 meter dan lebar 1,2 meter itu pada Jumat (8/5/2026). Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa renovasi ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan akses infrastruktur dan transportasi masyarakat. "Alhamdulillah, renovasi jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah," ujarnya usai peresmian.

Jembatan Merah Putih Presisi kini menjadi jalur penghubung strategis antara Dusun Krapyak Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng dengan Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo, serta Dusun Temboro Desa Buduran Kecamatan Wonoasri. Akses yang sebelumnya terhambat karena kondisi jembatan yang rapuh kini telah berubah menjadi lintasan yang aman dan nyaman. Warga pun bisa melintas tanpa rasa cemas setiap harinya.

Kepala Desa Purworejo, Sucipto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada Polres Madiun atas bantuan renovasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan berfungsinya kembali jembatan ini, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin lancar, perekonomian meningkat, serta sinergisitas Polri dan masyarakat semakin erat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar