Vertikultur, Solusi Cerdas Lahan Sempit yang Digalakkan Bhabinkamtibmas Tanjunganom


Nganjuk- Di tengah keterbatasan lahan di kawasan permukiman, AIPTU Saktian Suryani, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunganom, menghadirkan solusi inovatif dengan mengajak warga binaannya bercocok tanam secara vertikal melalui metode vertikultur. Program Pekarangan Pangan Bergizi yang ia dampingi kini tidak lagi terbatas pada lahan datar, tetapi memanfaatkan ruang ke atas dengan menanam berbagai jenis sayuran dalam rak-rak bertingkat yang efisien dan estetis. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Polri hadir sebagai fasilitator ketahanan pangan di tengah masyarakat perkotaan yang minim lahan.


Metode vertikultur menawarkan keuntungan ganda: selain menghemat ruang, sistem ini juga memudahkan perawatan tanaman karena posisinya yang terangkat dari tanah sehingga terhindar dari genangan air dan hama tertentu. Dalam pemantauannya, AIPTU Saktian Suryani tidak hanya memeriksa pertumbuhan sayuran, tetapi juga berdialog intensif dengan warga mengenai teknik pemupukan yang tepat, jadwal penyiraman, hingga cara memanen agar hasil tetap optimal. Kapolres Nganjuk menekankan bahwa inovasi seperti ini adalah jawaban bagi masyarakat perkotaan yang ingin tetap produktif meskipun memiliki pekarangan sempit.


Antusiasme warga Kelurahan Tanjunganom terus meningkat seiring dengan panen perdana yang berhasil mereka raih. Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menyatakan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas akan terus berlanjut agar program ini tidak hanya berjalan musiman, tetapi menjadi budaya baru di masyarakat. Dengan vertikultur, ketahanan pangan bukan lagi mimpi bagi warga lahan sempit, melainkan kenyataan yang bisa dipetik setiap hari dari halaman rumah sendiri.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar