Hasil Panen Lahan Ketahanan Pangan, Polres Tanjungperak Gelar Pangan Murah di Surabaya


Surabaya- Komitmen Polres Pelabuhan Tanjungperak dalam mendukung Program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di Balai Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Minggu (12/7/2026). Berkolaborasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya dan Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur binaan Polsek Kenjeran, polisi menghadirkan aneka sayuran dan buah-buahan segar hasil panen dari lahan ketahanan pangan binaan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.


Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya jajaran Polres Pelabuhan Tanjungperak dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Produk yang dipasarkan berasal dari budidaya terpadu di sela-sela lahan tanaman jagung, sehingga hasil pertanian tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Kehadiran hasil panen lokal yang segar diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah adalah implementasi nyata dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan. Dengan menghadirkan hasil panen langsung dari lahan binaan, masyarakat dapat menikmati produk segar dengan harga lebih terjangkau tanpa melalui rantai distribusi yang panjang. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat kemandirian pangan di lingkungan masyarakat.


Polres Pelabuhan Tanjungperak berharap budaya memanfaatkan lahan produktif terus berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara Polri, PPL, dan Poktan Nandur Makmur menjadi bukti bahwa menjaga ketahanan pangan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memastikan hasil panen dapat didistribusikan secara langsung kepada masyarakat, menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar