Nganjuk- Jaringan peredaran narkotika di Kabupaten Nganjuk kembali mendapat pukulan telak setelah Satresnarkoba Polres Nganjuk berhasil mengamankan DS (42), warga Gumukmas, Jember, yang diduga mengedarkan sabu dengan modus "paket hemat" di Lingkungan Dipan Timur, Kecamatan Tanjunganom, Minggu (5/7). Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa modus pengemasan sabu dalam paket-paket kecil ini justru lebih berbahaya karena dapat menjangkau lebih banyak pemakai dari berbagai kalangan. "Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk peredaran narkoba, sekecil apa pun, demi melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika," tegasnya di hadapan awak media.
Nganjuk- Dari tangan DS, petugas menyita empat paket sabu siap edar dengan total berat bruto 0,77 gram, satu unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk transaksi, puluhan plastik klip kosong, serta bekas bungkus rokok yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di wilayah Tanjunganom, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga pengamanan terduga pelaku. Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, DS mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang kini telah ditetapkan sebagai DPO dan masih dalam pengejaran intensif oleh petugas.
Nganjuk- Saat ini Satresnarkoba Polres Nganjuk masih terus melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap jaringan pemasok yang lebih besar, dengan memeriksa saksi-saksi dan menganalisis berbagai alat bukti yang telah diamankan. Barang bukti sabu juga telah dikirim ke Laboratorium Forensik Surabaya untuk pengujian lebih lanjut guna memperkuat konstruksi hukum dalam kasus ini. Kapolres Nganjuk mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi berharga sehingga petugas dapat bergerak cepat dan tepat sasaran, karena tanpa dukungan warga, upaya pemberantasan narkoba akan sulit dilakukan secara maksimal.
Nganjuk- Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini dan memburu para pemasok yang berada di balik jaringan peredaran narkotika, karena perang melawan narkoba adalah perjuangan tanpa henti yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan tidak ragu melapor jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan sekitar, karena setiap informasi yang masuk akan direspons dengan cepat dan profesional. Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, Polres Nganjuk optimis dapat memutus rantai peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang semakin mengancam masa depan bangsa.(Avs)

0 Komentar