Bojonegoro- Jumat (7/8) menjadi hari yang dinanti-nanti oleh warga Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, ketika satu truk tangki berkapasitas 8.000 liter air bersih tiba di tengah pemukiman mereka, membawa harapan di tengah teriknya musim kemarau yang berkepanjangan. Polres Bojonegoro melalui Polsek Ngambon bergerak cepat menyalurkan bantuan tersebut, menjawab keluhan warga yang sudah berminggu-minggu kesulitan mendapatkan air untuk keperluan mandi, mencuci, dan memasak. Kapolsek Ngambon AKP M. Tohir turun langsung memantau proses pendistribusian, memastikan setiap tetes air sampai ke tangan yang membutuhkan tanpa terkecuali. Di balik gemericik air yang mengalir dari selang truk ke ember-ember warga, tersimpan pesan mendalam bahwa Polri hadir bukan hanya saat ada kejadian besar, tetapi juga dalam kesulitan sehari-hari yang seringkali luput dari perhatian.
Antusiasme warga terlihat dari antrean yang tertib namun penuh semangat, dengan ember dan jerigen berjejer rapi menunggu giliran dipenuhi air jernih yang sangat berharga di musim kemarau ini. Seorang ibu rumah tangga dengan mata berbinar mengungkapkan rasa syukurnya, karena selama beberapa hari terakhir ia harus berhemat air dan mengutamakan keperluan minum daripada mandi. AKP M. Tohir dengan sabar menyapa setiap warga, mendengarkan keluhan mereka tentang sulitnya akses air bersih di musim kemarau, serta berjanji akan terus mengupayakan bantuan lanjutan jika masih dibutuhkan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan atribut kepolisian, ada hati yang tergerak untuk meringankan beban sesama manusia.
Kapolres Bojonegoro AKBP Yeni Diarty melalui Kapolsek Ngambon menegaskan bahwa penyaluran air bersih ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah hukumnya. Ia menyadari bahwa musim kemarau tahun ini terasa lebih ekstrem, dengan banyak sumur warga yang mengering dan sumber mata air yang menyusut drastis. Bantuan 8.000 liter ini mungkin tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh masalah kekeringan, tetapi setidaknya menjadi oase penyegar yang mengingatkan bahwa ada pihak yang peduli dan siap membantu. Dengan semangat kebersamaan, ia berharap warga tidak patah semangat dan terus saling berbagi di tengah keterbatasan.
Menutup kegiatan distribusi, AKP M. Tohir menyampaikan bahwa Polsek Ngambon akan terus memonitor kondisi ketersediaan air di desa-desa rawan kekeringan dan mengoordinasikan bantuan lanjutan dengan instansi terkait. Ia mengajak warga untuk menggunakan air bersih yang diperoleh dengan bijak dan hemat, karena musim kemarau masih akan berlangsung beberapa minggu ke depan. Dengan langkah kecil namun bermakna ini, Polres Bojonegoro membuktikan bahwa pelayanan kepolisian tidak terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga pada kepedulian kemanusiaan yang tulus dan tanpa pamrih. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar