Nganjuk- Senyum ramah Aipda Aris Rahmadi terlihat saat ia melangkah masuk ke area pembibitan buah dan sayuran di Desa Berbek, tempat di mana warga setempat mengembangkan berbagai varietas tanaman unggul. Kunjungan yang dilakukan pada Selasa (25/8) ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat petani.
Bhabinkamtibmas itu tampak serius mencermati setiap jenis bibit yang dipajang, mulai dari bibit sayuran hijau hingga buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ia mencatat bahwa pembibitan ini telah berhasil menciptakan varietas hasil persilangan yang lebih tahan terhadap hama dan kondisi cuaca ekstrem dibandingkan bibit konvensional.
Dalam obrolan santai dengan pengelola, Aipda Aris mendengar langsung tentang tingginya permintaan bibit dari masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menanam pangan sendiri di pekarangan rumah. Pengelola mengaku bahwa mereka tidak pernah kehabisan stok karena pembeli datang dari berbagai desa, bahkan dari luar Kecamatan Berbek.
Pengelola pembibitan juga menjelaskan bahwa mereka selalu menyisipkan edukasi tentang teknik bercocok tanam yang baik kepada setiap pembeli. Mulai dari persiapan media tanam, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama secara alami, semua diajarkan agar tanaman yang dibeli dapat tumbuh maksimal dan berbuah lebat.
Aipda Aris sangat mengapresiasi pendekatan edukatif ini karena membantu masyarakat meningkatkan keterampilan bertani mereka secara berkelanjutan. Ia menyarankan agar pembibitan mulai mengembangkan paket bibit siap tanam yang dilengkapi dengan panduan perawatan untuk memudahkan pemula yang ingin berkebun.
Bhabinkamtibmas itu berharap pusat pembibitan di Desa Berbek ini bisa menjadi model bagi desa-desa lain di Nganjuk dalam mengembangkan usaha pertanian berbasis bibit unggul. Dengan sinergi antara kepolisian, pengelola pembibitan, dan masyarakat, ketahanan pangan di wilayah ini diyakini akan semakin kuat dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. (Avs)

0 Komentar