Duka dan Kepastian: Tim DVI Polda Jatim Serahkan Dua Jenazah Korban Mutiara Sentosa II ke Keluarga


Surabaya- Di tengah kepedihan yang masih menyelimuti keluarga korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II, hadir secercah kepastian yang ditunggu-tunggu. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur telah menyerahkan dua jenazah korban kepada keluarga pada Selasa (4/8/2026). Kedua korban yang teridentifikasi adalah Sri Indratmo Wijaya, laki-laki (47) asal Pati, Jawa Tengah, dan Sari Sukoco, laki-laki (39) asal Tulungagung, Jawa Timur. Proses penyerahan ini menjadi momen haru sekaligus lega bagi keluarga yang selama berhari-hari menanti kabar pasti tentang nasib orang-orang tercinta.


Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa lima kantong jenazah yang diterima Tim DVI Polda Jatim telah melalui proses identifikasi yang profesional dan ilmiah. Dua jenazah yang telah teridentifikasi langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga dan diantar ke rumah duka masing-masing menggunakan ambulance dari RS Bhayangkara. Proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan rasa hormat, karena setiap jenazah adalah manusia yang pernah hidup dengan mimpi dan harapan, dan keluarga berhak mendapatkan kepastian dengan cara yang humanis dan bermartabat.


Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Polda Jatim, Kombes Abast menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan iman dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Tim DVI Polda Jatim berkomitmen untuk terus melakukan proses identifikasi secara profesional, ilmiah, transparan, dan humanis hingga seluruh rangkaian Operasi DVI dinyatakan selesai, karena setiap korban berhak mendapatkan pengakuan identitas dan setiap keluarga berhak mendapatkan kepastian.


Polda Jawa Timur yang berkolaborasi dengan instansi terkait telah bergerak cepat dalam penanganan korban maupun proses identifikasi. Selain mendirikan posko evakuasi terpadu di lapangan, Polda Jatim juga menyiagakan Posko Antemortem (AM) dan Postmortem (PM) guna memfasilitasi proses identifikasi secara medis dan forensik. Untuk memudahkan koordinasi dan pelayanan informasi, Polda Jatim membuka Pusat Informasi Operasi DVI melalui nomor 0851-9044-7911 dan mengimbau keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya. Dalam setiap langkah yang diambil, Polda Jatim membuktikan bahwa negara hadir untuk memberikan kepastian dan penghormatan terakhir bagi para korban, serta mendampingi keluarga dalam masa tersulit kehidupan mereka.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar