71 Personel SAR Brimob Dikerahkan, Polri Evakuasi Warga Padang dari Genangan Banjir


**Padang-** Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir dan ratusan warga terjebak di rumah mereka. Merespons situasi darurat ini, Polri melalui Brimob Polda Sumatera Barat langsung mengerahkan 71 personel SAR yang terbagi dalam lima tim untuk melakukan evakuasi di titik-titik terdampak, mulai dari Kuranji, Air Pacah, Tunggul Hitam, hingga Perumahan Villa Bukit Gading III Sungai Sapih. Operasi kemanusiaan yang digerakkan sejak pukul 15.00 WIB ini merupakan bagian dari Rencana Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2026, memastikan setiap warga yang membutuhkan pertolongan segera mendapatkan akses evakuasi yang aman.


Personel SAR Brimob yang dikerahkan tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga perlengkapan evakuasi yang lengkap. Lima unit perahu karet dengan mesin tempel, life jacket, helm SAR, tali karmantel, pelampung, alat komunikasi HT, genset, hingga kendaraan operasional dikerahkan untuk menjangkau area-area yang masih tergenang dan sulit diakses. Setiap tim dipimpin oleh perwira berpengalaman, mulai dari Aipda Masrizal di Kampung Lapau Munggu Guo hingga Iptu Ferry Siahaan dan Ipda Andi Susandi yang bertugas di Air Pacah, memastikan koordinasi di lapangan berjalan efektif dan setiap korban bisa dievakuasi dengan cepat.


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap operasi kemanusiaan. Proses pendataan korban dan pengungsi dilakukan secara paralel dengan evakuasi agar bantuan bisa segera diberikan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa situasi di lapangan terus berkembang, sehingga tim gabungan yang terdiri dari Polri, BPBD, Basarnas, TNI, dan pemerintah daerah terus bergerak dinamis untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal di tengah genangan.


Hingga Senin (3/8) malam, personel SAR Brimob masih terus bekerja di lapangan, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menghadapi bencana. Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengikuti arahan petugas, dan segera melaporkan jika ada warga yang masih membutuhkan pertolongan. Di tengah musibah ini, kehadiran Polri bersama seluruh elemen bangsa menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kecepatan tanggap adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa dan memulihkan harapan masyarakat yang terdampak banjir.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar