Kacang Tanah Ngetos Naik Daun: Bhabin Dukung Petani Jaga Kualitas di Tengah Kenaikan Harga


Nganjuk- Harga kacang tanah yang mencapai Rp35 ribu per kilogram menjadi kabar baik, tetapi bagi petani Kecamatan Ngetos, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Kamis (20/8/2026), Kanit Binmas Polsek Ngetos, Aiptu Prawoko, menyambangi petani untuk memastikan bahwa kenaikan harga diikuti dengan peningkatan kualitas produk. Dalam dialognya, ia mendorong petani untuk tetap menjaga standar mutu, karena kualitas yang baik akan mempertahankan kepercayaan pembeli dan membuka peluang pasar yang lebih luas. "Alhamdulillah, Pak, harganya sekarang cukup bagus dan permintaan juga meningkat, sehingga kami semakin semangat merawat tanaman sampai panen," ungkap petani.


Aiptu Prawoko menjelaskan bahwa kacang tanah dengan kualitas prima memiliki nilai tambah yang signifikan, terutama untuk industri makanan dan minuman yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi. Ia mengajak petani untuk mulai memisahkan kacang tanah berdasarkan ukuran dan kualitas, sehingga bisa dijual dengan harga yang lebih bervariasi. "Kacang tanah ini cukup cocok untuk kondisi musim kemarau karena tidak terlalu banyak membutuhkan air. Kalau harga dan permintaan pasar terus bagus seperti ini, tentu menjadi penyemangat bagi petani untuk terus mengembangkan tanaman kacang tanah," ujarnya.


Petani mengaku bahwa selama ini mereka menjual kacang tanah secara campuran tanpa grading. Dengan saran Aiptu Prawoko, mereka mulai tertarik untuk mempelajari cara sortasi yang benar agar bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik. Kenaikan harga saat ini menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas produk.


Aiptu Prawoko juga menyampaikan imbauan kamtibmas, mengingatkan petani untuk menjaga keamanan alat pertanian dan kendaraan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dan petani dalam memajukan sektor pertanian. "Kami akan terus hadir dan memberikan semangat kepada petani, karena ketika petani sejahtera, ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat juga ikut menguat," pungkasnya.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar