JAKARTA - Sorak sorai penonton di GOR Universitas Negeri Jakarta perlahan meredup ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, mengakhiri rangkaian pertandingan sengit yang berlangsung sejak 27 Juli sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam sambutan penutupannya, Kapolri menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meramaikan turnamen ini, mulai dari klub bulutangkis, perwakilan Polda dan Polres, kementerian dan lembaga, hingga masyarakat umum yang antusias menyaksikan setiap pertandingan. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi momentum penting bagi Polri untuk menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga nasional dan menciptakan ruang bagi atlet-atlet berbakat untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Kejuaraan yang diikuti oleh 1.219 peserta ini mencatatkan partisipasi yang sangat beragam, dengan 591 atlet kategori umum, 558 peserta dari jajaran Polri, dan 70 atlet para bulutangkis yang berasal dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Diselenggarakan di tiga venue sekaligus, yaitu GOR UNJ, GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu, turnamen ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Polri, PP PBSI, dan NPCI dalam menggelar event olahraga yang inklusif dan berkualitas. Yang membanggakan, Kapolri Cup 2026 telah masuk dalam kalender nasional PBSI, sehingga setiap pertandingan memberikan poin berharga bagi atlet yang bercita-cita melangkah ke kompetisi internasional.
Kapolri secara khusus mengapresiasi dukungan dari Ketua Umum PBSI yang telah menjadikan Kapolri Cup sebagai salah satu turnamen nasional yang diperhitungkan, memberikan kesempatan emas bagi atlet-atlet Indonesia untuk mengumpulkan poin dan meningkatkan peringkat mereka. Dengan berakhirnya turnamen ini, Kapolri berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang terjalin selama kompetisi akan terus hidup, tidak hanya di kalangan atlet, tetapi juga di seluruh elemen masyarakat. Polri pun menegaskan bahwa dukungan terhadap prestasi olahraga nasional akan terus berlanjut, karena melalui olahraga, bangsa Indonesia dapat bersatu dan mengharumkan nama di kancah internasional. (Avs)

0 Komentar