Polda Jawa Timur mengumumkan bahwa proses rekrutmen anggota Polri untuk tahun anggaran 2026 telah memasuki fase awal, dengan total peserta terverifikasi mencapai 5.126 orang. Angka tersebut merupakan hasil saringan awal dari 6.464 pendaftar yang terdiri dari pria dan wanita. Uniknya, seleksi tahun ini tidak hanya mengandalkan nilai ujian, tetapi juga membedakan lokasi pendidikan berdasarkan jalur yang dipilih oleh peserta.
Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, merinci perbedaan mendasar bagi para pendaftar. Untuk mereka yang mengincar jalur Tamtama, pendidikan akan ditempuh di Polda Kalimantan Selatan dan Polda DIY selama lima bulan. Sementara itu, calon Bintara akan menjalani pendidikan di berbagai lembaga seperti Sepolwan Lemdiklat Polri, Pusdik Intel, hingga SPN Polda Jatim. Khusus bagi Taruna Akpol, mereka akan menempuh pendidikan panjang selama empat tahun di Akademi Kepolisian Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Harno juga menguraikan keragaman formasi yang menjadi daya tarik utama rekrutmen 2026. Selain Bintara PTU dan Intelijen, Polri membuka kesempatan luas bagi talenta di luar bidang kepolisian melalui Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Bidang-bidang seperti Perikanan, Gizi, Akuntansi, hingga seni musik menjadi bukti bahwa Polri terbuka bagi berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.
Para peserta diimbau untuk tidak terjebak oleh iming-iming kelulusan instan. Kombes Harno secara eksplisit mengingatkan orang tua dan wali agar tidak mudah percaya pada calo yang menjanjikan kemudahan. Pihaknya memastikan bahwa tidak ada intervensi atau jalur belakang yang dapat mempengaruhi hasil akhir, karena sistem yang digunakan saat ini sudah dirancang untuk menilai kemampuan secara objektif.
Dengan semangat baru dan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis), Polda Jatim mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Kesempatan untuk mengabdi kepada negara telah terbuka lebar, namun hanya mereka yang menunjukkan kualitas terbaik dan kejujuran dalam proses yang akan berhak melangkah ke tahap pendidikan berikutnya. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar