Di Kelurahan Tanjunganom, AIPTU Saktian Suryani tidak terlihat sedang mengatur lalu lintas atau menangani laporan kejahatan. Ia justru sibuk memeriksa deretan polybag berisi sayuran segar di pekarangan rumah warga, sambil sesekali mencatat pertumbuhan daun kangkung dan bayam yang mulai lebat. Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng ini menjalankan arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan untuk menjadi penggerak ketahanan pangan, dengan memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia. Metode polybag dipilih karena sederhana, tidak membutuhkan area luas, dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga yang ingin menyumbang kebutuhan pangan keluarga.
Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menjelaskan bahwa program Pekarangan Pangan Bergizi ini adalah bukti bahwa ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan ladang hektaran. Ia mengatakan bahwa dengan polybag, warga bisa menanam cabai, tomat, bayam, hingga kangkung di teras atau halaman belakang rumah mereka. Dalam kunjungannya, AIPTU Saktian Suryani mendapati bahwa sebagian besar warga sudah antusias merawat tanamannya, meskipun masih ada yang bingung tentang teknik pemupukan yang tepat. Ia pun memberi panduan praktis, seperti menggunakan pupuk organik cair dari sisa dapur dan mengatur jadwal penyiraman agar tanaman tidak layu.
Sementara itu, Kapolres menekankan bahwa inisiatif kecil seperti ini jika dilakukan secara masif akan memberikan dampak besar bagi kemandirian pangan nasional. Ia mencontohkan bahwa di beberapa kelurahan lain, program serupa berhasil mengurangi pengeluaran belanja sayur keluarga hingga 30 persen per bulan. AIPTU Saktian juga mencatat bahwa beberapa warga mulai memanen sayuran dan berbagi dengan tetangga, menciptakan pola gotong royong yang mempererat hubungan sosial. Baginya, ini adalah keberhasilan yang tidak hanya terukur dari jumlah panen, tetapi juga dari semangat kebersamaan yang tumbuh di masyarakat.
Di akhir kegiatan, Kapolsek berharap agar semakin banyak warga yang terinspirasi untuk memanfaatkan pekarangan mereka, tidak hanya untuk sayuran tetapi juga untuk tanaman obat keluarga. Ia berjanji akan terus mendampingi melalui Bhabinkamtibmas yang rutin turun ke lapangan, memberikan motivasi dan solusi jika ada kendala teknis. Dengan langkah sederhana namun konsisten, Polri optimis bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari halaman rumah masing-masing. Dan ketika setiap rumah menghasilkan makanan sendiri, maka ketergantungan pada pasar pun perlahan berkurang. (Avs)

0 Komentar