Nganjuk- Di sudut-sudut Desa Jogomerto yang sebelumnya terlihat biasa saja, kini bermekaran pohon-pohon pepaya yang menjulang tinggi dengan buah menggantung memikat, berkat sentuhan tangan Aipda Candra Purniawan. Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng ini mengemban tugas mulia dari Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan untuk menggerakkan ketahanan pangan dari halaman rumah, dan pepaya menjadi primadona karena kemudahan budidaya serta manfaat ganda bagi kesehatan dan ekonomi. Tanpa lelah, ia menyusuri gang-gang desa, memastikan setiap pohon pepaya mendapatkan perawatan terbaik agar buah yang dihasilkan melimpah ruah.
Nganjuk- Keberhasilan program Pekarangan Pangan Bergizi sangat bergantung pada pendampingan yang konsisten, dan Aipda Candra hadir setiap minggu untuk mengecek perkembangan tanaman serta memberikan solusi atas kendala yang muncul di lapangan. Mulai dari cara mengatasi daun yang menguning akibat kekurangan nitrogen, hingga teknik pengendalian hama kutu putih yang sering menyerang batang pepaya, semua dibahas secara detail bersama para petani pekarangan. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa edukasi teknis seperti inilah yang membedakan program seremonial dengan program yang benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Nganjuk- Suasana gotong royong terlihat jelas saat warga saling bertukar bibit pepaya unggul dan berbagi pengalaman tentang pola tanam yang paling efektif di lahan sempit, sebuah praktik yang diperkuat oleh semangat kebersamaan yang ditularkan oleh Bhabinkamtibmas. Aipda Candra juga mendorong warga untuk membuat catatan sederhana tentang siklus panen dan hasil yang diperoleh, agar mereka bisa mengukur peningkatan produktivitas secara riil dan merasa bangga atas pencapaian yang sudah diraih.
Nganjuk- Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh warga Desa Jogomerto yang telah bersungguh-sungguh mengembangkan pekarangan mereka menjadi kebun pepaya yang produktif. Dengan pendampingan yang terus berlanjut, pihaknya optimis program ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, di mana setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan dari pekarangan sendiri tanpa bergantung sepenuhnya pada pasaran.(Avs)

0 Komentar